Rainbow Pinwheel Pointer

selamat datang

Kamis, 04 Juni 2015

IBM Mengungkap Chip TrueNorth yang bekerja seperti Otak Manusia

Prosesor atau chip memang telah menjadi “otak” bagi komputer atau smartphone serta semua perangkat pintar saat ini. Tapi kepintaran perangkat tersebut belumlah sepintar otak manusia, sehingga para ilmuwan terus mempelajari cara kerja otak manusia untuk diwujudkan dalam sebuah chip.
IBM akhirnya mengungkap sebuah chip baru bernama TrueNorth yang memiliki kemampuan dahsyat karena memiliki kemampuan kalkulasi super yang melebihi superkomputer saat ini dan sangat hemat daya.
chip-truenorth-ibm
Prosesor TrueNorth ini dikembangkan olah para peneliti IBM dengan meniru cara kerja otak mengenali pola, yang menggunakan jaringan transistor saling terkoneksi mirip dengan jaringan saraf otak manusia dan merupakan hasil pengembangan dari chip yang lebih sederhana dari IBM yang diungkap pada tahun 2011 lalu.
Neuron elektronik chip ini mampu mengirimkan sinyal satu sama lain sebuah tipe data dan dapat bekerja secara paralel mengorganisasi data menjadi pola untuk mengenali , misalnya apakah cahaya menjadi lebih terang atau gelap, atau perubahan warna. Dan pada ujicoba, TrueNorth dapat mengenali benda seperti orang, sepeda, mobil, bis, truk dengan akurasi sampai 80 persen.
Chip ini memiliki jaringan transistor sejumlah 5.4 miliar serta 4096 core tapi hebatnya hanya memerlukan daya 70 miliwatt di mana kalau dibandingkan dengan prosesor Intel modern saat ini memiliki sekitar 1.4 miliar transistor namun memerlukan daya jauh lebih besar yaitu sekitar 35 sampai 140 watt.
Bahkan kemampuan komputasinya bisa dikatakan lebih dahsyat lagi karena mampu melakukan kalkulasi 46 miliar operasi per detik per watt daya yang dikonsumsi. Dan apabila dibandingkan dengan “otak” maka prosesor ini  memiliki 1 juta neuron serta 256  juta koneksi di antaranya yang kurang lebih sebanding dengan otak sebuah lalat.
Riset chip dari IBM ini adalah bagian dari proyek SyNAPSE (Systems of Neuromorphic Adaptive Plastic Scalable Electronics), suatu inisiatif dari DARPA, untuk menghasilkan hardware yang tidak berpacu pada paradigma von Neumann yang digunakan secara luas saat ini pada prosesor/chip yang ada, yang memisahkan memori utama dengan CPU sehingga dibutuhkan transfer data secara konstan.
Tapi sebenarnya TrueNorth belumlah sempurna menirukan cara kerja otak karena masih ada konsep VonNeumann yang ada di dalamnya, jadi secara implementasi dalam kemampuan “pembelajaran” di dalam chip masih menggunakan konsep lama, sehingga bisa dikatakan prosesor ini masih perlu dikembangkan lebih jauh karena otak mampu “belajar” tanpa adanya “CPU” terpisah. 

Keunggulan Chipset Snapdragon dari Qualcomm

Kita tentu sebagai pengguna gadget atau penyuka berita teknologi pernah atau sering mendengar produsen chip ternama bernama Qualcomm bukan?
Salah satu chipset termutakhir dari Qualcomm yang ada di pasaran saat ini adalah Snapdragon 801 dari seri Snapdragon 800 yang sudah banyak digunakan oleh produsen smartphone dan tablet terkemuka, seperti Samsung, LG, Xiaomi, Sony, HTC serta Oppo di mana smartphone tipe Oppo N3  baru saja dipasarkan di negara ini.
Mengapa Snapdragon 801 ini disukai oleh para produsen gadget ternama tersebut? Pemilihan prosesor suatu perangkat ponsel sangat lah penting mengingat produktivitas dan performa perangkat sangat tergantung dari kemampuan sang prosesor.
Bahkan Qualcomm juga sudah menyiapkan penerusnya yaitu Snapdragon 805 dan 810 yang tak lama lagi akan membanjiri pasaran dengan kecanggihannya.
Qualcomm melalui chipset Snapdragon menawarkan kemampuan komputasi, multimedia, grafis yang juga disertai ketahanan, kekuatan baterai dalam chipset ini. Jadi tidak masalah apakah penggunaan gadget tersebut lebih banyak untuk produktivitas kerja, hiburan maupun game, semuanya bisa didukung oleh Snapdragon 801.  Hal ini dimungkinkan karena Snapdragon 801 merupakan chipset hibrid yang menggabungkan CPU (Krait), GPU (Adreno) serta modul penting lain seperti kamera, DSP dalam satu arsitektur chipset terintegrasi .
Anda bisa melihat arsitektur prosesor Snapdragon seperti pada gambar berikut:
snapdragon-system-on-a-chip
Prosesor Snapdragon pun sudah mendukung koneksi pada jaringan cepat 4G/LTE serta memiliki teknologi yang mendukung kamera ponsel dengan teknologi khusus untuk memungkinkan lebih banyak megapixel, autofocus lebih cepat, serta mampu menghasilkan foto yang tetap jelas dalam kondisi cahaya rendah (low light). Bahkan sesuai tren terbaru video 4K, maka prosesor ini pun sudah siap mendukungnya serta mengimbanginya dengan kualitas suara seperti bioskop untuk video maupun musik karena adanya teknologi DSP pada prosesor ini.
Chipset Snapdragon 801 ini pun sudah dilengkapi teknologi Qualcomm® Quick Charge™ 2.0 yang memungkinkan pengisian daya baterai 75% lebih cepat.
Qualdomm sendiri juga memiliki jajaran produk Snapdragon seri 600, seri 400 maupun seri 200 yang masing-masing memiliki kelebihan tersendiri dan pangsa pasar berbeda.
Anda dapat melihat lebih jauh tentang chipset ini pada link berikut: Prosesor Qualcomm Snapdragon
Di Indonesia, Qualcomm  bermitra dengan berbagai operator lokal seperti Telkomsel, XL Axiata, Indosat, dan PT Internux untuk membantu peluncuran perangkat mobile mereka, mendorong migrasi ke 3G serta 4G LTE, mengoptimalkan jaringan yang mereka miliki, menggali kemungkinan pengembangan teknologi wireless ke generasi berikutnya, dan banyak lagi.
Selain itu Qualcomm juga bekerjasama dengan OEM regional seperti Advan, Cross dan Nexian. Qualcomm memang merupakan pemimpin di teknologi dunia mobile karena mereka juga menyediakan dana dan daya yang besar dalam hal riset dan pengembangan.
Supaya lebih jelasnya tentang spesifikasi prosesor seri Snapdragon, Anda bisa melihat segudang fitur dan kecanggihan dari sisi teknis pada daftar di bawah berikut.
Spesifikasi Qualcomm Snapdragon 801:
CPUUp to 2.5 GHz quad-core Qualcomm® Krait™ 400 CPU
GPUQualcomm® Adreno™ 330 GPU
DSPHexagon™ V50 DSP (up to 800MHz)
ModemIntegrated 4G LTE Advanced World Mode, supporting LTE FDD, LTE TDD, WCDMA (DC-HSUPA), CDMA1x, EV-DO Rev. B, TD-SCDMA and GSM/EDGECAT4 speeds of up to 150 Mbps with support for up to 2×10 MHz carrier aggregation3rd Generation integrated LTE modem, with support for LTE-Broadcast and LTE multimode dual-SIM (DSDS and DSDA)
RF4th gen power efficient LTE multimode transceiver with Qualcomm RF360™ Front End solution for world mode bands, lower power and PCB reduction
USBUSB 3.0/2.0
BluetoothBT4.0 † Integrated digital core
WiFiQualcomm® VIVE™ 1-stream 802.11n/ac †Integrated digital core
GPSQualcomm® IZat™ Gen8B
NFCSupported
Video4K playback and capture with H.264 (AVC)1080p playback with H.265 (HEVC)DASH is supported
CameraUp to 21MP Dual ISP
Display2560×2048 + 1080p and 4K external displays supported
Memory/StorageLPDDR3 933MHz Dual-channel 32-bit (12.8GBps)/eMMC 5.0 SATA3 SD 3.0 (UHS-I)
Quick ChargeQuick Charge 2.0PM8941Chipset SWVoltage In = 9V, 2.5A out
Process Technology28nm HPm

Selasa, 02 Juni 2015

Daftar Skuad Pemain Juventus 2014-2015

kali ini ane bakalan ngeshare daftar pemain juventus musim 14/15 ....

Kiper 

1 - Gianluigi Buffon (Italia)
30 - Marco Storari (Italia)
34 - Rubinho (Italia)

Defender

3 - Giorgio Chiellini (Italia)
4 - Martin Caceres (Uruguay)
5 - Angelo Ogbonna (Italia)
15 - Andrea Barzagli (Italia)
16 - Marco Motta (Italia)
17 - Paolo De Ceglie (Italia)
19 - Leonardo Bonucci (Italia)
26 - Stephan Lichtsteiner (Swiss)
33 - Patrice Evra (Prancis)

Midfielder

2 - Romulo (Italia)
6 - Paul Pogba (Prancis)
7 - Simone Pepe (Italia)
8 - Claudio Marchisio (Italia)
20 - Simone Padoin (Italia)
21 - Andrea Pirlo (Italia)
22 - Kwadwo Asamoah (Ghana)
23 - Arturo Vidal (Chile)
27 - Stefano Sturaro (Italia)
37 - Roberto Pereyra (Argentina)
39 - Luca Marrone (Italia)

Forward

9 - Alvaro Morata (Spanyol)
10 - Carlos Tevez (Argentina)
11 - Kingsley Coman (Prancis)
14 - Fernando Llorente (Spanyol)
32 - Alessandro Matri (Italia)


Prediksi Formasi
Pelatih : Massimiliano Allegri (Italia)


Gianluigi Buffon

Stephan Lichtsteiner - Leonardo Bonucci - Giorgio Chiellini - Patrice Evra

Arturo Vidal - Andrea Pirlo - Paul Pogba

Claudio Marchisio

Carlos Tevez - Alvaro Morata



Pemain yang Dijual
  • Sebastian Giovinco (Toronto FC - 7M)
  • Federico Mattiello (Chievo - pinjam)
  • Mirko Vucinic (Al Jazira - 6M)
  • Frederik Sorensen (Hellas Verona - pinjam)
  • Mauricio Isla (QPR - pinjam)
  • Fabio Quagliarella (Torino - 3M)
  • Paolo De Ceglie (Parma - pinjam)
  • Federico Peluso (Sassuolo - 4M)
  • Ciro Immobile (Dortmund - 18M)
  • Richmond Boakye (Atalanta - pinjam)
  • Nicola Leali (Cesena - pinjam)
  • Stefano Sturaro (Genoa - pinjam)
  • Fausto Rossi (Cordoba - pinjam)
  • Ouasim Bouy (Panathinaikos - pinjam)
  • Stefano Beltrame (Sampdoria - pinjam)

Itulah list daftar pemain Juventus terbaru musim 2014/2015. Dengan kedalaman line up yang komplit serta kualitas pertahanan dan lini tengah yang bagus, tak heran jika I Bianconeri banyak dijagokan untuk menjadi juara Liga Italia dan juga Liga Champions.

Onchocerciasis : Infeksi Cacing Penyebab Kebutaan

Onchocerciasis (river blindness) adalah infeksi oleh cacing gelang Onchocerca volvulus. Hal ini menyebabkan rasa gatal, ruam, kadangkala disertai luka gores, sama seperti gejala-gejala mata yang membuat kebutaan.

Di seluruh dunia, sekitar 18 juta orang memiliki Onchocerciasis. Sekitar 270.000 nya menjadi buta, dan 500.000 mengalami gangguan penglihatan. Onchocerciasis adalah penyebab nomor dua pada kebutaan. Onchocerciasis paling umum di daerah tropis dan daerah selatan Afrika (sub-sahara). Kadangkala terjadi di Yaman, Meksiko Selatan, Guatemala, Ekuador, Kolombia, Venezuela, dan Brazil (sepanjang Amazon).



PENYEBAB
Onchocerciasis menyebar melalui gigitan lalat hitam betina yang berkembang biak di sungai yang beraliran cepat (oleh sebab itu, disebut kebutaan sungai). Siklus infeksi dimulai ketika lalat hitam menggigit orang yang terinfeksi dan terinfeksi dengan bentuk prelarva pada cacing yang disebut microfilarie. Mereka berkembang ke menjadi larva pada lalat. Ketika lalat menggigit orang lain, larva masuk ke dalam kulit orang tersebut. larva tersebut bergerak di bawah kulit dan membentuk gumpalan (bongkol kecil-kecil), ketika mereka terbentuk di dalam cacing dewasa dalam 12 sampai 18 bulan. Cacing betina dewasa bisa hidup sampai 15 tahun di dalam nodules ini. Setelah kawin, cacing betina dewasa menghasilkan 1.000 microfilariae setiap hari. Ribuan microfilariae bergerak melalui jaringan pada kulit dan mata dan bertanggungjawab atas penyakit tersebut.

Biasanya, beberapa gigitan diperlukan sebelum infeksi menyebabkan gejala-gejala. Dengan begitu, infeksi tersebut sangat mungkin terjadi pada pengunjung pada daerah yang terinfeksi.

Karena infeksi ditularkan di dekat sungai, kebanyakan orang menghindari daerah tersebut. Tidak dapat hidup atau bekerja di sekitar sungai yang mempengaruhi kemampuan mereka untuk menaikkan hasil nafkah. Oleh karena itu, onchocerciasis bisa mengakibatkan kekurangan makanan di beberapa daerah.

GEJALA
Gejala-gejala terjadi ketika microfilariae mati. Kematian mereka bisa menyebabkan rasa gatal sekali, yang kemungkinan satu-satunya gejala. Ruam dengan kemerahan bisa terjadi. Dengan berjalannya waktu, kulit bisa menebal, kasar dan berkerut. Hal ini bisa menghilangkan pigmen pada daerah bintik mata. Kelenjar getah bening, termasuk daerah kelamin, bisa menjadi meradang dan bengkak. Nodules mengandung cacing dewasa kemungkinan bisa dilihat atau diraba di bawah kulit.

Mempengaruhi jarak penglihatan dari sedikit lemah (buram) sampai kebutaan total. Mata bisa menjadi meradang dan terlihat merah. Terkena sinar matahari yang terang bisa menyebabkan rasa sakit. Tanpa pengobatan, kornea bisa menjadi buram secara total dan bisa tergores-penyebab kebutaan. Struktur lain pada mata, termasuk iris, pupil, dan retina, kemungkinan terkena. Syaraf optik bisa menjadi meradang dan mati. Kebutaan dapat mengakibatkan penurunan rentang hidup.

DIAGNOSA

Biasanya, contoh kulit dipotong dan diteliti untuk microfilariae. Cara ini terasa sakit sekali. Pilihan lain adalah tes darah, tetapi tes ini tidak selalu dapat diandalkan atau tersedia. Microfilariae bisa juga terlihat pada mata dengan menggunakan lampu celah. Nodules bisa diangkat dan diperiksa untuk cacing dewasa, tetapi proses ini jarang diperlukan.

PENGOBATAN

Untuk pengobatan, ivermectin diberikan sebagai dosis tunggal melalui mulut dan diulang setiap 6 sampai 12 bulan sampai gejala-gejalanya hilang. Ivermectin membunuh microfilariae, mengurangi jumlah microfilariae pada kulit dan mata, dan mengurangi produksi microfilariae untuk beberapa bulan. Hal itu sepertinya tidak membunuh cacing dewasa. Efek samping biasanya ringan. Dahulu, nodules diangkat dengan cara operasi, tetapi pengobatan ini telah digantikan dengan ivermectin.

PENCEGAHAN
Secara teori, menghindari daerah yang terinfeksi lalat, menggunakan baju pelindung, dan secara bebas menggunakan penolak serangga bisa membantu mengurangi resiko infeksi. Ivermectin diberikan sekali atau dua kali setahun secara dramatis mengurangi jumlah microfilariae, mencegah perkembangan penyakit lebih lanjut, dan membantu mengendalikan infeksi pada orang yang seringkali terkena.

Abnormalitas sel darah merah di perifer

kali ini ane akan share tentang Abnormalitas sel darah merah di perifer..
cekidooott :)

No
Abnormalitas
Deskripsi
Penyakit
1
Anisositosis (ukuran)
Variasi dalam ukuranyg abnormal (N=6-8 µm)
Berbagai Anemia (def besi, hemolitik splenomegali)
2
Mikrositik
Ukuran kecil < 6 µm (MCV <80 fl)
Def besi, anemia sideroblastik, thalasemia, def Vit B6
3
Makrositik
Ukuran besar >8 µm (MCV >100 fl)
Anemia megaloblastis, alkoholisme, peny hati, anemia hemolitik, hipotiroid, mieloma, leukemia
4
Megalosit
Sel oval dan besar >9 µm
Anemia megaloblastik, anemia pernisiosa, kemoterapi kanker
5
Hipokrom
Sel pucat dg penurunan konsentrasi Hb (MCHC <30 g/dl)
Anemia Def. besi dan sideroblas yg berat, thalasemia, keracunan, def transferin
6
Poikilositosis
Variasibentuk yg abnormal
Berbagai Anemia berat
Bentuk eritrosit tertentu dapat membantu diagnostik
Spherocytes, Elliptocytes, Stomatocytosis, Sickle cells, Target cells, Schistocytes, Burr cells, Acanthocytes and Teardrop cells
7
Sferosit
Sel sferis tanpa central pallor, sering ukkecil
Sferositosis herediter,Anemia Hemolitik dg Coombs’-positive, dalam jumlah kecil terlihat pada berbagai anemia hemolitik dan setelah transfusi
8
Eliptosis
Sel oval memanjang
Def besi, eliptosis herediter
9
Stomatositosis
Sel memiliki central pallor bentuk celah
Kongenital, Rh-null disease, alkoholism, peny hati, artefak
10
Sickle cell
Bentuk bulan sabit
Sickle cell disease (Hb S)
11
Sel Target
Sel yg bag central dan perifer warna gelap sehingga bag diantarnya seperti bentuk cincin yg lebih cerah
Peny hati,thalasemia, anemia def besi, hemoglobinopathy, artefak
12
Burr cell
Ada proc spinosusnya
Artefak biasanya, uremia, kanker perut, def piruvatkinase (PK)
13
Akantosit
Selnya kecil dg tanduk
Postsplenektomi, anemia hemolitik, sirosis alkohol, bayi baru lahir dg hepatitis, malabsorbsi
14
Sel teardrop
Seperti tetes air
Sindr mieloproliferatif, anemia mielopthisis,thalasemia, anemia pernisiosa, TBC
15
Howel jolly bodies
Terdapat suatu badan berwarna ungu sferis di dlm ato permukaan eritrosit, nuklear debris
Hiposplenisme, postsplenektomi, thalasemia, sickle cell anemia, anemia hemolitik lainnya
16
Heinz inclusion bodies
Small round inclusions of denatured hemoglobin seen under phase microscopy or with supravital staining
Anemia hemolitik kongenital, karna obat, thalasemia
17
Pappenheimer bodies
Granula sideroblas
Anemia sideroblastik
18
Cincin cabot
Ungu, seperti cincin, di dlm struktur eritosit
Anemia pernisiosa, keracunan, anemia hemolitik berat
19
Basofilik stippling
Punctate stippling when Wright stained
Anemia hemolitik, thalasemia, megaloblas,
20
Rouleaux
Eritrosit teragregasi satu sama lain – barisan koin
Multipel mieloma

Index eritrosit:
menggambarkan ukuran eritrosit dan kandungan Hb dalam eritrosit. Index eritrosit terdiri dari
1.                  MCV (mean corpuscular volum) = volume eritrosit rata2, menunjukkan ukuran eritrosit. Normal: 82-98 fl (famtoliter=mikrometer kubik)
      MCV digunakan sbg dasar sistem klasifikasi anemia
2.                  MCH (mean corpuscular Hemoglobin) = kandungan berat Hb rata2 dlm satu sel eritosit, menunjukkan warna eritrosit. Normal= 26-34 pg/sel
      Digunakan untuk mendiagnostik beratnya anemia
3.                  MCHC (mean corpuscular Hb concentration) = kandungan Hb rata2 dalam volum eritrosit tertentu. MCHC digunakan untuk monitoring terapi anemia coz 2 determinan hematologik yg paling akurat (yaitu Hb dan Ht) digunakan dalam perhitungan MCHC
      Normal= 32-36 g/dl

Pembagian anemia (berdasar morfologi eritrosit)
Normositik normokromik (MCV normal, MCH normal)
1.                  anemia aplastik
2.                  anemia hemolitik
3.                  anemia kehilangan darah
4.                  anemia mieloplastik

mikrositik hipokromik (MCV menurun, MCH menurun)
1.                  defisiensi besi
2.                  thalasemia
3.                  keracunan timbal
4.                  anemia sideroblas
5.                  peny kronis

makrositik normokromik (MCV meningkat, MCH normal)
1.                  anemia megaloblas
2.                  peny hepar
3.                  pre leukemia

Anemia aplastik adalah suatu gangguan pada sel-sel induk disumsum tulang yang dapat menimbulkan kematian, pada keadaan ini jumlah sel-sel darah yang dihasilkan tidak memadai
Anemia defisiensi besi secara morfologis diklasifikasikan sebagai anemia mikrositik hipokrom disertai penurunan kuantitatif pada sintetis hemoglobin
Anemia megaloblastik sering disebabkan oleh defisiensi vitamin B12 dan asam folat yang mengakibatkan sintesis DNA terganggu
Anemia pernisiosa (nama lain Biermer's anemia ,Addison's anemia , or Addison–Biermer anemia ) salah satu bagian dari anemia megaloblas .  anemia ini disebabkan oleh hilangnya sel parietal lambung yang lebih lanjut mengakibatkan ketidakmampuan mengabsorbsi vit. B12


ALAT PEMANAS DI LABORATORIUM


1.    INKUBATOR
inkubator adalah alat yang digunakan untuk tumbuh dan memelihara budaya mikrobiologi atau kultur sel. Inkubator mempertahankan suhu optimal, kelembaban dan kondisi lain seperti karbon dioksida (CO2) dan kandungan oksigen dari atmosfer di dalam. Inkubator sangat penting untuk banyak pekerjaan eksperimental dalam biologi sel, mikrobiologi dan biologi molekuler dan digunakan untuk kultur bakteri baik serta sel eukariotik.

Inkubator juga digunakan dalam industri perunggasan untuk bertindak sebagai pengganti ayam. Ini sering mengakibatkan tingkat menetas lebih tinggi karena kemampuan untuk mengendalikan suhu dan kelembaban. Berbagai merek inkubator yang tersedia secara komersial untuk peternak. Inkubator sederhana berbentuk kotak dengan pemanas disesuaikan, biasanya naik ke 60 sampai 65 ° C (140-150 ° F), meskipun beberapa incubator bisa  memiliki suhu yang sedikit lebih tinggi (umumnya tidak lebih dari 100 ° C). Yang paling umum digunakan adalah incubator untuk bakteri seperti E. coli sering digunakan serta untuk sel mamalia adalah sekitar 37 ° C, sebagai organisme ini tumbuh baik di bawah kondisi seperti itu. Untuk organisme lain yang digunakan dalam eksperimen biologi, seperti Saccharomyces cerevisiae ragi pemula, suhu pertumbuhan 30 ° C adalah optimal.

Inkubator yang lebih rumit juga dapat mencakup kemampuan untuk menurunkan suhu (melalui pendinginan), atau kemampuan untuk mengendalikan kelembaban atau tingkat CO2. Hal ini penting dalam budidaya sel mamalia, dimana kelembaban relatif biasanya> 95% dan pH yang agak asam dicapai dengan mempertahankan tingkat CO2 dari 5%.

Kebanyakan inkubator menggunakan timer, beberapa juga dapat diprogram untuk siklus melalui temperatur yang berbeda, tingkat kelembaban, dll Inkubator dapat bervariasi dalam ukuran dari meja ke unit-unit ukuran kamar kecil.

Prinsip kerjanya yaitu mengubah energi listrik menjadi energi panas. Kawat nikelin akan menghambat aliran elektron yang mengalir sehingga mengakibatkan peningkatan suhu kawat (Taiyeb, 2001).
 
FUNGSI:  Inkubator merupakan sebuah perangkat yang memungkinkan mengontrol kondisi lingkungan, seperti suhu dan klembapan. Sering digunakan unuk pertumbuhan bakteri, atau memberikan lingkungan yang cocok untuk kondisi biologis atau reaksi kimia. Suhu di dalam  inkubator konstan dan dapat diatur sesuai dengan  tujuan  inkubasi.    Dalam penggunaanya pada proses percobaan di laboratorium, funsi incubator dikategorikan kedalam dua macam yakni:
• Dalam mikrobiologi, inkubator adalah sebuah perangkat untuk mengontrol suhu, kelembapan, dan kondisi yang mikrobiologikal.
• Dalam bioteknologi, inkubator digunakan untuk mengatur suhu lingkungan suatu objek pengamatan.
Cara kerja :
1.         Hubungkan kabel power ke stop kontak.
2.         Putar tombol power ke arah kiri (lampu power hijau menyala).
3.         Atur suhu dalam incubator dengan menekan tombol set.
4.         Sambil menekan tombol set, putarlah  tombol di sebeklah kanan atas tombol set hingga   mnencapai suhu yang di inginkan.
5.         Setelah suhu yang diinginkan selesai diatur, lepaskan tombol set.
6.         Inkubator akan menyesuaikan setingan suhu secara otomatis setelah beberapa menit.
Bagian-bagian Inkubator :
1. Pintu incubator
2. Tombol panel berfungsi untuk mengatur suhu    yang diperlukan
3. Rak incubator berfungsi sebagai tempat meletakkan bahan yamg akan diinkubator
Cara merawat inkubator adalah setelah alat digunakan harus segera dibersihkan dengan lap dan yang perlu diperhatikan apabila tidak digunakan segera mematikan power. Rak dapat dilepas untuk memudahkan membersihkan dengan cara ditarik



Kalibrasi Inkubator:
·         Catat suhu inkubator pada kartu setiap hari sebelum memulai bekerja
·         Bila penyimpangan suhu melebihi 20 , maka pengaturan suhu perlu di setel kembali
·         Bagian dalam inkubator dan rak harus dibersihkan secara teratur dengan disinfektan

2.      WATERBATH
Water Bath merupakan  peralatan yang berisi air yang bisa mempertahankan suhu air pada kondisi tertentu selama selang waktu yang ditentukan.
FUNGSI :  Water Bath merupakan peralatan yang berisi air/cairan khusus yang bisa mempertahankan suhu pada kondisi tertentu selama selang waktu yang ditentukan. Fungsi utama dari water bath adalah untuk menciptakan suhu yang konstan dan digunakan untuk inkubasi pada analisis mikrobiologi. Serta, digunakan untuk melebur basis, menguapkan ekstrak. Pemanasan untuk mempercepat kelarutan. Water bath juga termasuk ke dalam kategori alat laboratorium. Fungsi lainnya dari water bath adalah untuk mereaksikan zat diatas suhu ruangan dan aktifitas enzim. Pemanasan pada suhu rendah 30°-100°c.
Prinsip kerja: Pada saat dingin mensterilisasi steker dihidupkan, dipilih suhu (temperatur) yang diinginkan (jika memungkinkan) dan atur. Pengaturan harus dilakukan sesuia dengan pembacaan thermostat (bila tersedia), atau sesuai dengan suatu sistem pengawasan suhu.
Cara kerja : Pada saat saklar diposisi “on” maka arus listrik dari sumber akan member ikan suplay listrik ke heater. Heater yang diberi arus listrik memberikan panas pada alat, suhu semain tinggi , dan berhenti naik sampai suhu yang diinginkan.





Bagian-bagian water bath :
·         Pengatur suhu
·         pengaman kedudukan tinggi air
·         penangas air bisa dilengkapi motor penggerak sehingga dapat berfungsi sebagai alat pengocok
·         elemen pemanas dengan listrik
·         tangas uap mempunyai satu hingga enam buah lubang untuk menaruh/meletakkan benda yang akan diuapkan
Cara penyimpanan water bath :
1.    Sebagai media pemanas digunakan air suling ( jangan menggunakan air sumur, karena menyebabkan korosi )
2.    Selesai digunakan ( jika menggunakan listrik ) matikan arus listrik dan dicabut dari arus listrik
3.    Jika hendak disimpan air ( media pemanas ) dikosongkan.
Cara perawatan water bath :
1.    Untuk perawatan, bersihkan alat hanya dengan lap bersih yang dibasahi air kemudian lap dengan kain kering setiap selesai menggunakan alat
2.     Box kontrol jangan sampai tersiram atau kemasukkan air karena dapat berakibat tersengat tegangan listrik ( berbahaya ) atau alat akan menjadi rusak
3.    cara rutin air dapat diganti atau ditambahi +/-2 bulan sekali
Kalibrasi :
Paling tidak dilakukan dua kali per tahun (2x/tahun), termometer waterbath harus dicek oleh petugas yang bertanggung jawab untuk hal ini atau seseorang yang diberi tugas oleh Kepala laboratorium, dengan menggunakan termometer terkalibrasi. Interval uji penyimpanan (deviasi) harus didokumentasikan/ dicatat pada buku peralatan. Bila alat teroperasi tanpa mengindahkan suhu  yang diinginkan, prosedur ini tidak perlu dilakukan, alat harus diberi label yang sesuai untuk ini.
Dalam kasus terjadinya penyimpangan lebih tinggi atau lebih rendah +/- 50C, yang ditunjukkan oleh termometer pada alat, harus ditentukan faktor koreksi (suhu yang diinginkan/ suhu terukur) dan dicantumkan secara jelas pada alat. Pada kasus lainnya dari deviasi suhu yang diijinkan, harus didokumentasikan pada buku alat.

3.      OVEN
Fungsi : berguna untuk memanaskan atau mengeringkan peralatan laboratorium, selain fungsi- fungsi diatas oven  biasanya digunakan untuk mengeringkan peralatan gelas laboratorium,zat-zat kimia maupun pelarut organik, dapat pula digunakan untuk mengukur kadar air.
Cara kerja:

1.    Hubungkan drying oven dengan sumber listrik
2.    Masukkan peralatan laboratorium yang ingin disterilisasi kemudian atur dengan rapi dan tutup pintu oven dengan rapat.
3.    Hidupkan Drying Oven dengan menekan tombol ON, kemudian lampu di drying oven akan berkedip.
4.    Atur suhu dan waktu yang diinginkan pada drying oven. Jika peralatan terbuat dari plastic, dan bahan yang mudah berubah volume seperti pipet ukur dan labu ukur sebaiknya suhu tidak melebihi 100°C
• Bila suhu 1700C, atur waktu 1 jam
• Bila suhu 1600C, atur waktu 2 jam
• Bila suhu 1500C, atur waktu 2,5 jam
• Bila suhu 1400C, atur waktu 3 jam
5.    Bila waktu yang diatur telah selesai, pengatur  waktu secara otomatis kemali ke nol .
6.    Setelah selesai biarkan terlebih dahulu peralatan laboratorium mendingin didalam oven, setelah mendingin keluarkan peralatan laboratorium dan tata kembali peralatan laboratorium dengan rapi.
7.    Jangan lupa mencabut kabel oven dari sumber listrik agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.



Bagian :
·         Tombol POWER adalah tombol yang digunakan untuk menghidupkan ataupun mematikan oven. Selain itu terdapat tombol untuk menyalakan atau mematiakn kipas.
·         Knop berwarna biru berfungsi untuk menaik turunkan kecepatan putaran kipas.
·         Pada bagian depan oven terdapat 2 layar yang menunjukkan suhu. Layar PV menunjukkan suhu alat sedangkan layar SV menunjukkan suhu yang diinginkan.
·         Tombol SET, UP (panah keatas) dan DOWN (panah kebawah) digunakan untuk mensetting suhu yang diinginkan. Dapat pula untuk mensetting waktu.
Pemeliharaan dan hal-hal yang perlu di perhatikan
1. Alat-alat gelas disusun rapi dan teratur
2. Apabila pemanasan diatas suhu 1000C, tidak boleh memasukkan alat/bahan yang
terbuat dari karet, plastic atau bahan yang mudah rusak
3. Jangan mengeringkan pipet ukur dan labu ukur karena volume akan berubah
4. Catat waktu dan suhu/temperature setiap kali alat dijalankan
5. Alat harus bersih dan bebas debu
6. Alat-alat yang akan disterilkan di bungkus dengan kertas sampul atau Aluminium voil,
bertujuan untuk menjaga dan melindungi bahan yang ada didalam gelas reaksi agar
tidak terkontaminasi. Oven yang baik adalah oven yang selalu dirawat. Sebelum oven digunakan bersihkan semua aksesori dan rak tatakan. Selalu pastikan steker oven sudah dicabut dan oven sudah dingin sebelum dibersihkan. Buka pintu oven dan bagian dalam dibersihkan dengan lap lembut dalam air panas atau detergen. Zat abarsif jangan digunakan untuk membersihkan oven. Jangan mengelap elemen pemanas. Bagian luar dapat dibersihkan dengan lap basah.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, tidak diperbolehkan menggunakan alat gelas untuk dimasukkan kedalam oven. Jagalah agar selalu ada jarak minimal 1” antara bagian atas dan bagian elemen pemanas. Jangan sekali-sekali menggunakan oven dalam keadaan pintu terbuka. Hindari seringnya membuka pintu oven saat sedang digunakan, hal ini menimbulkan panas dalam oven berkurang. Selalu gunakan gegep untuk mengambil peralatan dari dalam oven. Hentikan pemakaian oven bila terlihat asap pada kabel listrik. Segera cabut steker dari stopkontak.
CARA KALIBRASI ALAT :
1. Secara berkala lakukan pemeriksaan suhu dengan menggunakan thermometer
2. Cocokkan hasil yang di dapat antara suhu yang tercantum dalam oven dengan suhu yang ditunjukkan oleh thermometer standar .

Prinsip kerja oven yaitu sterilisasi melalui mekanisme konduksi panas. Panas akan diabsorbsi pleh permukaan luar obat yang disterilkan selanjutnya merambat kebagian dalam dari permukaan hingga pada akhirnya suhu sterilisasi tercapai sehingga mikroorganime mati melalui mekanisme oksidasi sampai terjadinya koagulasi protein sel mikroorganisme. Bekerja pada suhu 170-180oC selama 2-3 jam. Untuk alat-alat dari logam dan gelas. Dan 150oC elama ± 1 jam untuk bahan-bahan berupa minyak, parafin atau salep.
3. Kemudian Tambahkan Gadget dan pilih HTML/JavaScript, lalu simpan kode dibawah ini